ISTAVIZ WEBSITE IS UNDERCONSTRUCTION
Pada
tahun 1834 Gustav Fluegel menerbitkan “mushaf” Qur’an
yang disebut “Corani Textus Arabicus”, Alphonse Mingana
pada tahun 1927 menyatakan perlunya melakukan kritik teks kepada Al
Qur’an sebagaimana yang telah dilakukan terhadap kitab Yahudi dan
Nasrani. Dan pada abad 21 ini bermunculan tokoh-tokoh seperti Robert
Moray dengan bukunya Islamic Invasion serta yang paling baru politisi
ultra kanan belanda bernama Geert Wilders dengan film berjudul Fitna,
yang berisi cuplikan ayat yang ditafsirkan sepihak untuk mencintrai
Islam sebagai agama kekerasan. Seiring berjalan waktu, akan ada terus
orang-orang dan kelompok yang memusuhi, membenci dan memerangi Islam
apakah secara fisik ataupun pemikiran, sebagaimana dalam Al
Qur’an :
Sesungguhnya peran para Muslimah sangat signifikan dalam membendung pemikiran dan aliran sesat. Muslimah dapat berperan sebagai benteng pertahanan pertama untuk menghadang Ghazwul Fikr, karena muslimah memiliki akses kepada komunitas sosial yang paling rendah, yaitu keluarga dan lingkungan sekitarnya. Selain pengetahuan yang memadai tentang Islam, seorang muslimah juga harus mampu mendeteksi adanya pemikiran-pemikiran sesat yang dapat merusak akidah anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Ironisnya, kebanyakan para muslimah di Indonesia, belum terlalu perduli dengan permasalahan ini. Kebanyakan mereka lebih tertarik kepada masalah fiqh dan akhlak, yang lebih aplikatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Padahal idealnya seorang intelektual muslim/muslimah selain memilik akidah yang lurus, paham batasan-batasan syar’i dalam melakukan ibadah dan mua’malah, dia juga harus memiliki pengetahuan tentang strategi dan cara berpikir musuh-musuh Islam agar tidak teracuni virus-virus membahayakan itu.
Heading 2
Aliquam urna velit, scelerisque vitae, sagittis vitae, tincidunt ut, diam. Sed ut turpis et risus convallis egestas. Curabitur vulputate congue libero. Cras fringilla. Nulla facilisi. Sed rutrum commodo risus. Curabitur hendrerit diam non tortor. Proin dapibus ullamcorper dolor. Duis gravida pulvinar arcu. Aliquam iaculis tortor eget lorem. Nunc faucibus. Sed egestas enim at tortor. Curabitur eget enim in orci facilisis bibendum. Praesent ut nunc. Morbi adipiscing felis nec enim. Integer commodo nunc eget libero. In tincidunt purus sed mauris. Integer in nibh. Maecenas tincidunt erat a velit.
